9 Juni 2012

Jepang, Negeri Festival

Di Jepang di berbagai tempat dan daerah, musim demi musim, terdapat beraneka ragam festival atau Matsuri. Festival-festival demikian masing-masing punya keistimewaan tersendiri, dan ada yang sejarahnya sudah cukup panjang. Berikut ini kami perkenalkan beberapa festival yang diselenggarakan di sejumlah daerah di Jepang. Sayang sekali kami tidak bisa memperkenalkan semua festival karena sangat banyak ragamnya.

Japan Matsuri (Festival)

  1. Sapporo Yuki Matsuri (Hokkaido)
Festival salju Sapporo mulai diselenggarakan pada tahun 1500, setiap tahun dimulai pada bulan Februari bertempat di kota Sapporo di Hokkaido. Dalam festival ini, para peserta membangun karya seni pahatan salju yang besar-besar, berbeantuk bangunan, heawan, atau tokoh-tokoh ternama. Festival ini merupakan festival berskala besar yang dikunjungi oleh sekitar 2juta orang wisatawan baik wisatawan Jepang sendiri maupun luar negeri.

Sapporo Matsuri

2.  Aomori Nebuta (Aomori)
Diselenggarakan di kota Aomori, perfektur Aomori, setiap tahun dari tanggal 2 sampai dengan tanggal 7 Agustus. Kendaraan-kendaraan hias dengan boneka-boneka para pendekar perang dalam ukuran besar yang disebut nebuta berjalan keliling kota. Penyelenggaraan Festival Nebuta ini didasarkan pada kisah tokoh-tokoh legenda, juga tokoh-tokoh sejarah.

Aomori Nebuta Matsuri

3.       Kantou di Akita (Akita)
Festival ini diselenggarakan setiap tahun dari tanggal 3 sampai dengan 6 Agustsus di kota Akita, Perfektur Akita. Kantou adalah galah-galah yang digantungi banyak chouchin (lentera kertas). Kantou dibawa beramai-ramai sambil berjalan dengan meletakkannya pada dahi, pinggang atau punggung. Tujuannya adalah sebagai bentuk pemanjatan doa untuk mendapatkan panen berlimpah. Pada kantou yang besar tergantug lebih dari 40 buah lentera kertas dan beratnya hampir 50 kilogram.

Kanto Matsuri
4. Hanagasa Matsuri (Yamagata)
Festival Hanagasa berlangsung setiap tahun pada bulan Agustus di berbagai tempat di Perfektur Yamagata. Peserta yang banyak jumlahnya berjalan sambil menari di jalan, tangan mereka membawa topi anyaman yang dihiasi bunga berwarna merah. Konon festival ini berasal dari Masa Taisho (1912-1926).

Hanagasa Matsuri
5. Sanja Matsuri  (Tokyo)
Festival Sanja berlangsung setiap tahun pada bulan Mei di kuil Buddhis Asakusa di Tokyo. Pada kesempatan itu keluar banyak omikoshi (tanda suci) yang digotong penduduk setempat beramai-ramai sambil berparade di jalan.

Sanja Matsuri

6. Takayama Matsuri  (Gifu)
Festival Takayama berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April di musim semi dan pada bulan Oktober di musim gugur, di kota Takayama di Perfektur Gifu. Festival ini berwujud parade berbagai kendaraan berhias yang disebut yatai di jalan-jalan.

Takayama Matsuri
7. Gion Matsuri (Kyoto)
Gion Matsuri berlangsung selama sebulan pada bulan Juli bertempat di kuil Yasaka di Kyoto. Ada pendapat bahwa asal-usulnya bermula pada acara doa bersama yang dilakukan pada tahun 869 untuk memohon berakhirnya sebuah epidemi. Merupakan festival dengan sejarah lebih dari 1000 tahun, mulai diadakan pada tahun 970.

Gion Matsuri
Aoi Matsuri (Kyoto)
Merupakan festival yang berlangsung setiap tahun pada tanggal 15 Mei di kuil Shinto Kamo, berkembang dari sebiah festival kaum bangsawan di masa lampau. Orang-orang yang mengenakan kostum zaman Heian (794-akhir abad ke-12) yang dihiasi bunga-bunga aoi berbaris berjalan bersama gerobak-gerobak yang ditarik sapi, kerbau atau kuda.

Aoi Matsuri
Awa Odori (Tokushima)
Sejarah Awa Odori sudah berlangsung lebih dari 400 tahun di Perfektur Tokushima yang terkenal. Awa Odori yang diselenggarakan di kota Tokushima adalah yang istimewa berskala besar. Para peserta menari seraya berparade di jalan dengan iringan musik dan instrumen seperti samisen (alat musik petik berdawai tiga), taiko (tambur atau semacam drum khas Jepang), fue (seruling) dan lain-lain.
Awa Odori

Sumber: Tabloid Aneka Jepang  319 tahun 2007


Mari belajar Bahasa Jepang di Surabaya
bersama I'Mc Center Surabaya!!! \(^0^)/

0 comments:

Posting Komentar