26 Mei 2015

Camilan dari Jepang 'Nihon no Oyatsu' 日本のおやつ (2) 柏もち “Kashiwa Mochi”



Setelah di bagian pertama kita membahas tentang kue bulat-bulat dalam tusukan bambu yaitu dango, selanjutnya kita akan membahas tentang camilan tradisional Jepang yang bernama 柏もち“Kashiwa Mochi”.


Apakah yang dimaksud dengan 柏もち“Kashiwa Mochi”?
柏もち“Kashiwa Mochi” merupakan salah satu kue tradisional yang identik dengan festival musiman perayaan hari anak di Jepang (端午の節句 tango no sekku). 

Chimaki yang dibungkus menggunakan daun Sasa

Memakan Kashiwa Mochi atau Chimaki (mochi yang digulung menggunakan daun sasa yang dimasak dengan cara dikukus), serta menggantungkan daun Yomogi atau daun Shoubu di tepi atap rumah merupakan tradisi peninggalan yang bertujuan untuk mengusir hal-hal yang buruk atau jahat.

Daun Kashiwa merupakan daun Oak yang memiliki keutamaan, yaitu: sebelum tunas yang baru bisa muncul, daun yang lama tidak akan gugur. Sehingga daun kashiwa disukai banyak orang karena dianggap memiliki arti家系が絶えない」kake ga taenai ( garis keturunan keluarga yang tiada henti)


Daun Kashiwa atau Oak sebagai pembungkus mochi


Walaupun bernama 柏もち“Kashiwa Mochi”, namun jenis mochi ini tidak dibuat dari beras ketan. Sebagai penggantinya, mochi ini dibuat dengan menggunakan bahan tepung beras bernama 上新粉 ‘joushinko’ dari beras bernama うるち米 ‘uruchimai yang bersifat lengket mirip beras ketan.  




Note:
Sebelah kiri merupakan beras Japonica, bertekstur bening.
Sebelah kanan merupakan beras Uruchimai yang digunakan untuk bahan utama Kashiwa Mochi. Bertekstur lebih bulat dan warna putih susu.

柏もち“Kashiwa Mochi” menggunakan isi berupa あん ‘an’ yang terbuat dari campuran gula dan kacang merah yang sudah dihaluskan,  kemudian dibentuk bulat. Jika sudah, mochi yang sudah jadi dibungkus menggunakan daun Kashiwa kemudian dihidangkan di atas piring. Buka dan bentangkan daunnya sebelum menikmati kelezatan rasa 柏もち“Kashiwa Mochi” yang lembut dan alami.


Prosen perebusan kacang merah, campuran air dan gula



Kacang merah yang sudah mulai matang dan hancur


Hasil akhir Anko


Catatan:
*端午の節句 tango no sekku : merupakan perayaan pergantian musim sekaligus perayaan hari anak laki-laki. Sejak awal periode modern, Festival musiman memperingati Hari Anak laki-laki ini identik dengan hiasan Kabuto, Musha Ningyo atau Koinobori. Setelah Perang Dunia, pada akhirnya ditetapkan menjadi Hari Anak Nasional di Jepang.

*ショウブ shoubu : Merupakan jenis tumbuhan bunga dalam family Araceae yang memiliki aroma khas yang kuat yang dari dulu dipercaya orang Jepang bisa digunakan untuk mengusir hal buruk atau jahat.


*ヨモギ yomogi : Asteraceae (suku kenikir-kenikiran) adalah salah satu suku anggota tumbuhan berbunga. Sama halnya dengan Shoubu yang bisa digunakan untuk mengusir hal buruk dengan aroma nya yang khas. Sering digunakan untuk Wagashi.





参考文献:日本語ジャーナル平成15年5月一日発行(9ページ)


Mari belajar Bahasa Jepang di Surabaya
bersama I'Mc Center Surabaya!!! \(^0^)/

いっしょに勉強しましょう

-I’Mc Center Surabaya-

0 comments:

Posting Komentar